TARGET PERTUMBUHN EKONOMI INDONESIA 2013 DIPREDIKSI MELESAT










Metrotvnews.com, Jakarta: Pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini dinilai akan meleset dari target pemerintah. Ini disebabkan lambatnya pertumbuhan di kuartal I 2013 yakni 6,02%.

"Hingga akhir tahun, pertumbuhan diperkirakan hanya akan mencapai 6,17%," ujar Kepala Danamon Anton Gunawan, Selasa (7/5). Dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2013, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 6,8%.

Revisi ke bawah proyeksi pertumbuhan, kata Anton, didasarkan pada realisasi di tiga bulan pertama tahun ini. Pertumbuhan tersebut hanya ditopang kuat oleh pengeluaran rumah tangga.

Sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan di kuartal I 2013 yakni 6,02%, terendah sejak September 2010. Konsumsi masyarakat menjadi penggerak perekonomian di tengah perlambatan investasi.

Laju konsumsi sebenarnya tumbuh tipis di tengah peningkatan tekanan inflasi. Tapi, kondisi tersebut tidak akan berkelanjutan. Meski pemerintah melakukan penyesuaian harga BBM yang akan menekan tingkat konsumsi, tapi tidak akan berkepanjangan. "Perlambatan konsumsi paling lama hanya berlangsung dua kuartal," tekan Anton.

Apalagi, laju konsumsi itu akan dimotori kembali oleh belanja persiapan pemilihan umum. Tekanan perlambatan konsumsi juga akan dikurangi perbaikan penyerapan tenaga kerja yang terefleksi dari penurunan tingkat pengangguran terbuka menjadi 5,92%.

Sayangnya, pengeluaran belanja pemerintah hanya berkontribusi tipis terhadap pertumbuhan. Penyebabnya ialah rendahnya penyerapan anggaran karena berbelitnya administrasi meski terjadi peningkatan pengeluaran pemilihan kepala daerah.

Realisasi investasi mengalami perlambatan. Hal ini terjadi karena perlambatan investasi di sektor konstruksi dari 7,8% yoy menjadi 7,19%, dan penurunan impor barang modal, khususnya mesin-mesin sebesar 0,07%. "Perlambatan investasi tersebut sudah terindikasi dari penurunan penjualan semen dan impor barang modal," tandasnya. (Daniel Wesly Rudolf)

REFERENSI : http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/05/07/2/151789/Target-Pertumbuhan-Ekonomi-Indonesia-2013-Diprediksi-Meleset

Tugas softskill 2 : laporan keuangan perusahaan dan laporan likuidasinya


Nama : silvia oktaviani
NPM  : 46210549
Kelas  : 3DA03

CONTOH LAPORAN KEUANGAN PT. INDOSARI CORPORINDO










Rasio Likuiditas :
a) Current Ratio
    (Aktiva Lancar : Hutang Lancar) x 100% = (170.718.412.914 : 129.866.723.786) x 100%
                                                                   =  131,5%
b)  Cash Ratio
    {(Kas + Effek) : Hutang Lancar} x 100% = {(19.035.125.136 + 0) : 129.866.723.786} x 100%
                                                                    = 14,66%
c) Quick Ratio
    {(Kas + Effek + Piutang) : Hutang Lancar} x 100% = {(19.035.125.136 + 0 + 259.938.140) :
                                                                                         129.866.723.786} x 100%
                                                                                   = 14,86%

TUGAS 1. LAPORAN KEUANGAN


Nama : Silvia Oktaviani
NPM : 46210549
Kelas : 3DA03

Dalam menjalankan kegiatan operasionalnya, setiap perusahaan sangat membutuhkan laporan keuangan sebagai bukti apakah kegiatan yang sedang berjalan menambah profit atau mengalami kerugian. Jadi, jika kalian ingin membuka suatu usaha, pencatatan laporan keuangan sangat diperlukan walau sekecil apapun usaha yang sedang dijalani agar penerimaan dan pengeluaran tertulis jelas sehingga dapat mengetahui berapa omset dan laba yang kita peroleh tiap bulannya.

Apa itu laporan keuangan? Bagi anak Ekonomi khususnya Akuntansi pasti udah ga asing lagi berkutik dengan laporan yang satu ini. Oleh karena itu, saya akan mendeskripsikan mengenai pengertian laporan keuangan, fungsi/ tujuannya, siapa saja penggunanya?, jenis-jenis laporan keuangan, sampai dengan contoh laporan keuangan.

1) Pengertian Laporan Keuangan 

Laporan keuangan adalah laporan yang berisi informasi keuangan sebuah organisasi/ perusahaan dari kegiatan operasional mereka yang berguna bagi pihak internal organisasi/ perusahaan itu sendiri maupun pihak eksternal sehingga dapat mengetahui apakah organisasi/ perusahaan mendapatkan profit atau mengalami kerugian.

2) Fungsi dan Tujuan Laporan Keuangan

Berdasarkan definisinya secara umum laporan keuangan memiliki beberapa fungsi dan tujuan sebagai berikut :

- Fungsi Laporan Keuangan
a. Mengetahui posisi keuangan suatu perusahaan pada kurun waktu tertentu melalui laporan historis yang secara sistematis memberikan informasi secara menyeluruh mengenai aktiva, hutang, modal, penghasilan, biaya, laba atau rugi yang diperoleh, aktivitas investasi, pendanaan, dan operasi selama periode pelaporan.

b. Setiap laporan tersebut menyediakan informasi yang berbeda antara yang satu dengan yang lainnya namun saling berkaitan karena mencerminkan aspek yang berbeda dari transaksi-transaksi atau peristiwa-peristiwa lain yang sama.

- Tujuan Laporan Keuangan
a. Untuk memberikan informasi keuangan yang dapat dipecayai mengenai aktiva dan kewajiban serta modal perusahaan.

b.Untuk memberikan informasi keuangan yang dapat dipecayai mengenai perubahan dalam aktiva netto suatu perusahan yang timbul dari kegiatan usaha dalam rangka memperoleh laba.

c. Untuk memberikan informasi keuangan yang membantu para pemakai laporan didalam menaksir potensi perusahaan dalam menghasilkan laba

d. Untuk memberikan informasi penting lainnya mengenai perubahan aktiva dan kewajiban suatu perusahaan, seperti informasi mengenai aktivitas pembiayaan dan investasi.

e.Untuk mengungkapkan sejauh mungkin informasi lain yang berhubungan dengan laporan keuangan yang relevan untuk kebutuhan pemakai laporan.

3) Pengguna Laporan Keuangan
Pengguna laporan keuangan terdapat di dalam perusahaan maupun di luar perusahaan. Yang berasal dari dalam perusahaan adalah Direktur, manajer, karyawan,dsb. Yang berasal dari luar perusahaan, seperti investor, pemasok dan kreditor, pelanggan, masyarakat, dan pemerintah.

4) Jenis-Jenis  beserta Contoh Laporan Keuangan
Laporan keuangan suatau perusahaan biasanya terdiri dari 4 jenis, yaitu :
a. Neraca, adalah suatu daftar  sistematis yang memuat informasi mengenai aktiva utang dan modal suatu perusahaan pada akhir periode tertentu. Secara umum berdasarkan bentuk penyajiannya, neraca dibagi menjadi 2, yaitu :
  1. Neraca Staffel
      Neraca ini dilaporkan satu halaman vertikal. Disebelah atas dicantumkan total aktiva dan dibawahnya     disajikan pos kewajiban dan pos modal.


 2. Neraca Skontro
     Disini aktiva disajikan sebelah kiri , dan kewajiban serta modal ditempatkan sebelah kanan.


b. Laporan Laba Rugi, adalah ikhtisar mengenai pendapatan dan beban suatu perusahaan untuk periode tertentu, sehingga dapat diketahui laba yang diperoleh dan rugi yang dialami.

c. Laporan Perubahan Modal, adalah laporan yang menunjukan perubahan modal untuk periode tertentu, mungkin satu bulan atau satu tahun.
d. Laporan Arus kas, dengan adanya laporan ini pemakai keuangan dapat mengevaluasi perubahan aktiva bersih perusahaan, struktur keuangan, dan kemampuan perusahaan di dalam menghasilkan kas di masa mendatang.
 

Sumber :
Hendriksen, Eldon S. 1997. Teori Akuntansi. Jakarta: Erlangga
Google.com._______. Akuntansi. http://id.wikipedia.org, [html]. Diakses tanggal 26 Maret 2013
Google.com. 2012. Pengertian Laporan Keuangan.http://www.darmansyah.blog.esaunggul.ac.id, [pdf]. Diakses tanggal 26 Maret 2013

Follow Us